Visi

Menjadi basis kajian ilmu komunikasi yang islami, profesional, dan berwawasan global di tahun 2025.

 

Prodi Ilmu Komunikasi pada Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Alauddin Makassar, diorientasikan menjadi basis kajian ilmu komunikasi yang berwawasan keislaman. Hal ini didasari oleh kesadaran bahwa pada umumnya program studi ilmu komunikasi yang diselenggarakan di berbagai perguruan tinggi di Indonesia, baik negeri maupun swasta, mengembangkan ilmu komunikasi secara umum. Hadirnya Prodi Ilmu Komunikasi di UIN Alauddin Makassar akan menjadi peluang yang sangat besar dalam pengembangan ilmu dan praktik komunikasi yang diwarnai oleh nilai-nilai Islam. Dengan nilai-nilai Islam tersebut, Prodi Ilmu komunikasi diharapkan dapat berperan maksimal dalam upaya integrasi keilmuan agama dan ilmu-ilmu umum, khususnya ilmu komunikasi. Peluang ini sangat bersesuaian dengan Visi dan Misi UIN Alaluddin Makassar menyelenggarakan pendidikan tinggi berdasarkan integrasi keilmuan. Konsep-konsep, teori, dan metode penelitian komunikasi selama ini didominasi oleh cara pandang atau paradigma Barat (Eropa dan Amerika). Sementara tradisi dan peradaban komunikasi Islam sangatlah kaya dan menarik. Demikian pula praktek berkomunikasi yang dianjurkan dalam ajaran Islam, pada prinsipnya tidakbertentangan dengan prinsip-prinsip komunikasi secara umum. Prinsip komunikasi Islam malah memiliki keunggulan dibandingkan dengan komunikasi secara umum. Prodi Ilmu Komunikasi UIN Alauddin Makassar dapat menggali prinsip-prinsip dan nilai-nilai komunikasi yang dianut dan dipraktikkan dalam dalam ajaran Islam.

Kajian ilmu komunikasi yang profesional menunjukkan bahwa Prodi Ilmu Komunikasi UIN Alauddin Makassar dikelola dengan sungguh-sungguh berdasarkan standar pengelolaan program studi di perguruaan tinggi. Prodi ilmu komunikasi telah membina kerja sama dengan pihak terkait (stake holders) untuk mengembangkan keterampilan praktis mahasiswa dalam bidang komunikasi, misalnya kewartawanan, kehumasan, broadcasting, periklanan, teknologi komunikasi dan informasi. Di samping itu juga membina kerja sama dengan asosiasi profesi seperti ASPIKOM (Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi) yang dapat mendorong keterlibatan aktif program studi dalam menanggapi dan menyelaraskan isu-isu terkini dari penyelenggaraan prodi, seperti tentang kurikulum, aktivitas seminar, dan kegiatan ilmiah lainnya. Dengan demikian, prodi ilmu komunikasi akan selalu up to date dalam manajemen penyelenggaraan untuk peningkatan mutu lulusan. Melalui kajian ilmu komunikasi yang profesional, mahasiswa dan alumni Prodi Ilmu Komunikasi diharapkan mampu menguasai ilmu pengetahuan sesuai bidangnya secara mendalam, mampu melakukan kreativitas dan inovasi atas bidang yang digelutinya serta harus selalu berpikir positif dengan menjunjung tinggi etika dan integrasi profesi.

Dewasa ini, peradaban manusia memasuki era globalisasi. Hal ini terutama ditopang oleh kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Globalisasi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan penting dalam sejarah kehidupan dan peradaban manusia. Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makaassar memandang globalisasi adalah sebuah keniscayaan. Olehnya itu mahasiswa perlu dibekali kompetensi yang dapat dijadikannya sebagai modal dalam berkompetisi di era global. Pemahaman teoritis dan penguasaan keterampilan dalam bidang komunikasi adalah kemampuan dasar yang harus dimilki mahasiswa ilmu komunikasi. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang memadai, mahasiswa dan lulusan prodi ilmu komunikasi dapat memiliki daya saing yang tinggi. Di samping itu, berbekal prinsip-prinsip ajaran Islam, mahasiswa akan mampu menyaring informasi yang diterima dan dimanfaatkan untuk hal-hal produktif untuk kejayaan agama, kemajuan bangsa dan negara.

Sebagai basis kajian komunikasi islami, Prodi Ilmu Komunikasi dalam operasionalnya mengutamakan nilai-nilai yang Islami dan berpegang kepada Al-Qur’an dan Hadist. Komunikasi adalah usaha memengaruhi, mengajak sekaligus memindahkan pemikiran, pengetahuan, perilaku dan perbuatan, agar dapat mengikuti ideologi, pengetahuan, pengertian serta perbuatan kita. Dalam rangka mengembangkan lulusan agar berkepribadian yang baik, memiliki kecerdasan emosional dan spiritual serta berakhlak mulia, pengembangan kurikulum didasarkan kepada perspektif nilai/kemuliaan akhlak dan spiritualisme.

Munculnya era new media merupakan salah satu tantangan sekaligus peluang bagi lulusan Prodi Ilmu Komunikasi UIN Alaluddin Makassar. Berbagai bidang kehidupan manusia telah memanfaatkan kehadiran new media, seperti media sosial dalam mencapai hasil yang lebih produktif. Dengan new media, sejumlah aktivitas yang melibatkan praktik komunikasi, seperti bisnis, politik, sosial-kemanusiaan, menjadi lebih semarak.Karakter berbasis keislaman dan local wisdom, basis keilmuan dan profesional komunikasiInterkoneksitas menuju manusia global di tahun 2025.

Penyelenggaraan pendidikan memiliki keterkaitan erat dengan globalisasi dengan menciptakan sistem pendidikan yang lebih komprehensif dan pleksibel sehingga lulusan dapat berfungsi secara efektif dalam kehidupan masyarakat global demokratis di tahun 2025.Penetapan tahun 2025 sebagai masa pencapaian visi-misi prodi ilmu komunikasi dalam jangka panjang, didasarkan atas pertimbangan bahwa di tahun 2025, secara internal, Prodi Ilmu Komunikasi UIN Alauddin Makassar pada Tahun 2025 akan mencapai usia kematangannya sebagai institusi penyelenggara pendidikan tinggi komunikasi. Pertimbangan lainnya secara eksternal, yakni flosofis, sosiologis, dan teknis. Secara filosofis, tahun 2025 menunjukkan peradaban manusia yang makin dinamik dan kompleks. Pertimbangan teknis dan sosiologis berkaitan dengan capaian kemajuan teknologi komunikasi dan informasi berikut penggunaan dan pemanfaannya yang semakin massif. Kemajuan teknolofi komunikasi dan informasi mendorong kehidupan manusia akan semakin efektif, kreatif, dan produktif.

Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan ilmu komunikasi yang profesional berbasis nilai-nilai Islam.
  2. Melaksanakan penelitian dan pengembangan ilmu komunikasi.
  3.  Melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di bidang ilmu komunikasi yang berperadaban Islam.
  4.  Menjalin kerjasama dengan pemangku kepentingan (stakeholders) baik skala lokal, nasional, maupun internasional


Tujuan :

1)  Menghasilkan sarjana komunikasi yang berdaya saing tinggi terhadap tuntutan global.

2)  Menghasilkan sarjana komunikasi yang profesional, di bidang Public Relations, Public Speaking, Jurnalistik, dan Broadcasting yang berwawasan islam.

3)  Menghasilkan sarjana komunikasi yang profesional dan Islami di bidang retorika yang berwawasan islam.

4)  Membuka peluang-peluang kerja bagi para alumni.